Home Artikel Super Sentai Post Gokaiger. Good or Bad?

[Toku-talk] Super Sentai Post Gokaiger. Good or Bad?

SHARE

Sudah 40 tahun salah satu genre Takusatsu ini mengudara. Super Sentai adalah salah satu genre Tokusatsu yang memiliki ciri-ciri beranggotakan 3 sampai 5 orang, akan bertambah pada seperempat serial, dan penggunaan robot raksasa.

Pada Toku-talk kali ini penulis pribadi akan memberikan opini mengenai Super Sentai after Kaizoku Sentai Gokaiger. Seperti yang kita tahu Gokaiger adalah seri yang menjadi peringatan ulang tahun Super Sentai Series yang ke 35. Setelah itu tentu Super Sentai kembali bermunculan tiap tahun. Namun bagaimana pendapat kalian mengenai para Super Sentai ini?

Perlu ditekankan, tulisan dibawah adalah opini pribadi dari penulis. Tentu banyak yang tidak setuju, dan memiliki pendapat lain. 

1. Tokumei Sentai Gobusters.

gobusters

Menurut penulis. Tokumei Sentai Gobusters adalah salah satu Super Sentai Series yang masuk dalam kategori favorit, bagi yang bertanya apa saja? penulis akan membahasnya nanti, namun rata-rata ada di era tahun 2000 kebawah.

Gobusters awalnya cukup kontroversial karena banyaknya perubahan yang terjadi pada Super Sentai Series ini. Berikut ini adalah perubahan yang cukup kontroversial pada Tokumei Sentai Gobusters:

  • Penggunaan Jaket pada Kostum utama, alih-alih menggunakan Spandex sebagai kostum utama.
  • Henshin Sequence yang terjadi dengan CG yang menyatu dengan latar belakang tempat yang real, layaknya Kamen Rider, biasanya Super Sentai Series melakukan animasi latar belakang pada tiap Henshin Sequence.
  • Red yang memiliki mecha, Gobuster Ace sendiri yang lebih terlihat sebagai mecha utama dibanding Gobuster-oh sendiri.
  • Monster of the week yang tidak membesar tapi menggunakan Megazord.
  • Enter yang menjadi villain yang bersifat individual, dibanding menjadi villain yang bersifat kelompok. Hal ini sebelumnya juga pernah terjadi pada Tokusou Sentai Dekaranger.

gobusters beet

Dan banyak hal lain yang membuat banyak kalangan tidak menyukai Tokumei Sentai Gobusters. Umumnya kemunduran rating serial ini terjadi karena para penonton yang skeptis dari awal seri sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan serial ini. Dalam sisi penjualan mainan pun terhitung kecil, hal ini terjadi karena Tema Special Ops dinilai kurang menarik minat anak-anak.

Penulis pun awalnya termasuk dalam kategori yang berusaha menerima seri ini, awalnya perubahan yang dibawa dalam Tokumei Sentai Gobusters penulis anggap sebagai angin segar dalam dunia Super Sentai Series. Namun apakah perubahan saja cukup untuk membawa serial ini? Tidak, separuh pertama serial ini penulis anggap sangat membosankan. Per episode yang terlalu terkesan filler, cerita yang datar, bahkan tidak jarang membuat penulis mengantuk saat menonton.

Tidak ada Final Battle sehancur ini
Tidak ada Final Battle dengan kerusakan seperti ini

Namun perubahan pertama adalah saat kemunculan Jin Masato dan Beet J Stag. Kemunculan kedua personil unik ini cukup membuat penulis kembali tertarik mengikuti serial ini, dan ternyata kedepannya seri ini cukup berhasil membawa kembali cerita yang serius dan Dark pada Super Sentai Series, eksekusi cerita yang epic dan battle style pada Gobusters membuat penulis puas dan menganggap Gobuster adalah salah satu Super Sentai terbaik.

Selain pada sisi cerita, satu hal yang cukup krusial adalah Villain. Dibanding Super Sentai lain yang memiliki Villain yang bersifat kelompok, Gobusters hanya menghadirkan Enter dan Messiah pada awalnya. Namun perlu diperhatikan, Enter sendiri saja sudah sangat cukup membuat para Gobusters kewalahan, jarang ada pribadi villain yang penulis sukai seperti Enter, kharisma yang dihadirkan misterius dan jenius. Bahkan ia sendirilah yang pada akhirnya menjadi final boss dari serial ini. Final battle pada Gobusters juga cukup epic dengan kehancuran kostum yang sangat terlihat, Enter yang menjadi Dark Red Buster sukses menjadi salah satu villain favorit penulis.

gobusters enter

Menurut penulis sepertinya Toei berniat menjadikan Tokumei Sentai Gobuster sebagai serial trial and error, dan ternyata hasilnya buruk. Akhirnya Toei kembali Dengan…

2. Jyuuden Sentai Kyoryuger.

kyoryuger

Ternyata perubahan yang dilakukan Gobusters dianggap tidak berhasil sehingga Super Sentai Series kembali dalam konsep yang lebih bisa diterima anak-anak. Tema Dinosaurus, keberanian, melody, dan samba. Awalnya pun seperti biasa, banyak yang tidak suka pada presentasi awal Kyoryuger karena menggunakan tari samba untuk melakukan Henshin. Namun sejak serial ini dimulai, banyak animo yang justru memuji seri ini. Hal yang penulis lihat sangat berkembang pada seri ini adalah dibidang action. Banyak wired action yang lebih digunakan, dan cinematography yang dikembangkan, berhasil membawa action Super Sentai Series ke level yang lebih lagi.

Dari segi cerita, Kyoryuger memang lebih ceria dibanding Gobusters. Namun untuk pertama kalinya dalam satu serial muncul 10 ranger, 12 bila dihitung Kyoryu Violet versi Dr. Ulshade dan Deathryuger. Dengan banyaknya jumlah ranger, tentu banyak plot yang bisa dikembangkan. Namun nyatanya, Daigo sebagai Kyoryured mendapat porsi cerita yang bisa dibilang berlebihan. Hampir sebagian besar permasalahan yang dialami, berakhir dengan peran besar Daigo. Penulis bahkan menganggap Kyoryuger adalah pelopor red sebagai Center dari segalanya. Memang sejak awal Red adalah peran pemimpin dan penting dari Super Sentai Series. Namun pada Kyoryuger, peran Daigo bisa dikatakan sangat berlebihan.

Dino_sentai

Kehadiran Torin yang ternyata dulunya adalah seorang Deboss juga membawa plot cerita yang menarik dalam arc Torin selama menjadi Kyoryu Silver. Peran para Spirit Ranger juga menarik untuk dibahas, namun detail mereka akan penulis bahas dilain kesempatan. Persaingan para Kyoryuger dengan para Deboss juga menarik, masing-masing mereka memiliki hubungan khusus dengan para Villain, menjadikan pertarungan akhir masing-masing mereka sangat epic, bahkan diakhiri dengan mengharukan.

Persaingan mereka lebih penulis rasa sebagai hubungan antar rival, daripada pahlawan dengan musuh. Seperti ending antara Ian dan Aigaron, dan Utsusemimaru dengan Dogold yang berakhir dengan sangat epic.

kyoryuger red
Overall Kyoryuger adalah seri yang epic, battle yang memukau, Story dengan eksekusi yang baik, tema yang ceria namun tetap memberi kesan keren khas Super Sentai Series. Dan menurut penulis pribadi, kekurangan Kyoryuger adalah Kiryuu Daigo, ya, dia sebagai red namun porsi ia di seri jauh berlebihan dengan red lain, bahkan Shiba Takeru sendiri tidak sampai separah dia.

3. Ressha Sentai Tokkyuger

tokkyuger

Sama halnya dengan Kyoryuger, Tokkyuger hadir dengan tema yang ceria, kereta dan imajinasi. Tema yang sangat cocok untuk anak-anak. Lalu bagaimana untuk penonton dewasa? Sejak gambar pertama Tokkyuger keluar banyak yang sangat tidak suka dengan desain keseluruhan dari Tokkyuger(termasuk penulis). Memang pada awalnya Tokkyuger sangat terkesan kekanak-kanakan, cerita yang sangat simple, desain hero bahkan tidak kalah simple, Robot yang simple, bahkan sampai akhir pun masih sangat simple. Namun apa yang menjadi sisi positif dari Tokkyuger?

Menurut penulis, sisi pertama yang baik dari Tokkyuger adalah Villain. Shadow Line sebagai villain disini memiliki konflik internal yang menarik untuk diikuti, walau porsi cerita mereka tidak sebanyak para hero, namun eksekusi cerita mereka sangat menarik, persaingan internal antar mereka tersaji dengan baik. Rivalitas antara Baron Nero, Schwartz, dan Zaram sangat menarik untuk diikuti, Madame Noir yang bahkan memiliki agenda sendiri, kisah romansa antara general Zett, Gritta, dan Schwartz terasa lebih menarik dibanding sisi para hero.

tokkyuger shadow line

Namun apakah hanya para Villain yang manarik? Awalnya penulis merasa begitu. Namun sejak Kemunculan Akira yang dulunya adalah Shadow Line membawa cerita ke arah yang lebih manarik. Terkuaknya fakta para Tokkyuger dulunya adalah anak-anak, rahasia dibalik kampung halaman mereka, Subarugahama. Semua tersaji dengan baik. Kurang lebih seperti Gobusters, perlu lebih dari seperempat seri untuk mendapatkan plot yang lebih memancing rasa penasaran untuk melanjutkan seri ini. Action dalam Tokkyuger pun cukup baik. Norikae Change yang menjadi Gimmick khusus dari Tokkyuger justru menjadi hal yang unik, awalnya hanya terkesan ganti warna dan senjata, namun ternyata Norikae Change ini dapat menjadi cukup Tricky bila digunakan dalam kasus tertentu.

tokkyuger final

Overall Tokkyuger juga merupakan seri yang baik, namun untuk mendapatkan pesonanya, penonton harus bersabar hingga terjadi perkembangan plot yang hadir lebih dari seperempat seri. Ending pada Tokkyuger pun masuk dalam salah satu ending yang paling emosional dalam Super Sentai Series.

Sekian opini Super Sentai Series setelah Gokaiger. Kenapa Ninninger tidak? Karena Ninninger masih sedang berjalan, kita nantikan sampai seri ini tamat untuk membahasnya. Bagaimana pendapat kalian tentang Super Sentai ini? Ceritakan pada kolom komentar dibawah.

Let’s Discuss!!!

Komentar

komentar